Wikipedia

Hasil penelusuran

Senin, 28 Oktober 2013

Sumpah Pemuda dan Indonesia Unite



Aku gembira menemukan namaku dalam deretan peserta upacara memperingati Sumpah Pemuda, tadi pagi. Lihatlah langkahku yang begitu semangat berjalan ke tempat upacara. Kebetulan cuaca adem, cenderung mendung setelah dini hari tadi diguyur hujan. Aku berdiri khidmat, berdiri di barisan kedua dari depan. Hari ini, aku ingin larut dalam semangat Sumpah Pemuda.

 Ruh nasionalismeku menemukan titik haru ketika Merah Putih dikibarkan, Indonesia Raya dinyanyikan, pembukaan UUD 1945 dibacakan dan keputusan Kongres pemuda 1928 diikrarkan kembali. 

  Semangatku menggelegak kembali.
Inilah aku, salah satu generasi muda bangsa ini, berdiri di bawah kibaran Merah Putih. Aku memang bukan pemuda (pemudi) terbaik, alih-alih berprestasi tinggi, tetapi aku tetaplah pemudi Ibu pertiwi yang baik. Anak negeri  yang selalu ingin mengabdi pada tanah air, berbuat baik pada sesama dan ikut melunasi janji kemerdekaan walau dengan sekecil apapun peranan.Jadi, mari kita berikrar sekali lagi:
“ Kami putera dan puteri Indonesia mengaku, bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia
“Kami putera dan puteri Indonesia mengaku, berbangsa yang satu, bangsa Indonesia”
“Kami putera dan puteri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”

Dan kita ikrarkan juga pernyataan  "Amanat Bersama #IndonesiaUnite"
- Kami adalah generasi baru, pewaris sah Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Kami adalah generasi baru, yang menolak untuk hidup dan tumbuh dengan rasa takut. Kami memilih menjadi pemberani.
- Kami adalah generasi baru, yang percaya setiap kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan baru. Karena itu, kami akan berusaha untuk memutus rantai kekerasan melalui karya kemanusiaan di mana pun kami berada.
- Kami adalah generasi baru, yang percaya penuh dengan prinsip demokrasi, kemanusiaan, kesetaraan, dan saling menghormati. Karena itu, kami menolak segala bentuk diskriminasi.
- Kami adalah generasi baru, yang akan membangun sebuah bangsa dan negara yang bermartabat dan terhormat, mampu mempersatukan Indonesia, melindungi hak-hak individu, berdiri di atas semua golongan, serta memuliakan manusia-manusia yang menjadi rakyatnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar